KTT Ukraina di Arab Saudi Diikuti Lebih dari 40 Negara, Bagaimana Hasilnya?

Ahmad Islamy Jamil
Perwakilan lebih dari 40 negara termasuk China, India, dan AS, berpose untuk foto bersama saat mereka menghadiri pembicaraan di Jeddah, Arab Saudi, 6 Agustus 2023, untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina secara damai. (Foto: SPA via Reuters)

KIEV, iNews.id – KTT penyelesaian krisis Ukraina yang diadakan di Arab Saudi dinilai Kiev berjalan produktif dan membuat kemajuan menuju penyelesaian damai dengan Rusia. Sementara Moskow justru menyebut pertemuan itu sebagai upaya yang gagal untuk memobilisasi dunia internasional agar berada di belakang Kiev.

“Kami melakukan konsultasi yang sangat produktif tentang prinsip-prinsip utama yang harus dibangun perdamaian yang adil dan abadi,” ungkap Kepala Staf Presiden Ukraina, Andriy Yermak, dalam sebuah pernyataaan seperti dikutip Reuters, Senin (7/8/2023).

Lebih dari 40 negara, termasuk China, India, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa ikut serta dalam pembicaraan di Jeddah yang berakhir pada Minggu (6/8/2023) kemarin. Akan tetapi, Rusia tidak berpartisipasi dalam ajang tersebut.

Yermak mengatakan, semua negara yang hadir telah menunjukkan komitmen terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan menghormati kedaulatan dan integritas teritorial negara yang tidak dapat diganggu gugat.

Ukraina dan sekutunya menyebut pembicaraan itu sebagai upaya untuk mendapatkan dukungan internasional yang luas untuk hal-hal prinsip yang diinginkan Kiev sebagai dasar perdamaian. Di antara prinsip itu termasuk penarikan semua pasukan Rusia dan pengembalian semua wilayah Ukraina ke kendalinya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Kabar Duka, Aktor Dracin Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal