Korban Meninggal akibat Corona di AS Tembus 4.000 Orang, New York Paling Parah

Anton Suhartono
Kasus kematian akibat virus corona di AS menembus 4.000 orang hingga 1 April, New York merupakan wilayah terparah (Foto: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Jumlah kasus kematian akibat virus corona di Amerika Serikat menembus 4.000 orang pada Rabu (1/4/2020).

Data yang dikeluarkan Universitas Johns Hopkins mengungkap, seperti dikutip dari AFP, sebanyak 4.076 kasus kematian tercatat di AS, sekaligus melampaui korban meninggal di China, negara awal wabah Covid-19, yakni 3.310. Jumlah korban terinfeksi juga naik menjadi 189.510 orang.

Dari total jumlah korban terinfeksi dan meninggal, sebagian besar berada di Negara Bagian New York.

Disebutkan, sekitar 1.700 korban meninggal berada di New York, sementara pasien Covid-19 di negara bagian itu mencapai lebih dari 76.000, terhitung sejak kasus pertama terdeteksi pada 1 Maret 2020.

Otoritas New York mempersiapkan kemungkinan terburuk, salah satunya dengan mendirikan rumah sakit lapangan di taman Manhattan. Belasan tenda didirikan, masing-massing dilengkapi 68 tempat tidur dan 10 ventilator.

Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan, rumah-rumah sakit menambah daya tampung hingga tiga kali lipat sebagai persiapan menghadapi puncak wabah yang diperkirakan berlangsung dalam 2 atau 3 pekan ini.

“(Kami) Membutuhkan tingkat kapasitas rumah sakit yang belum pernah dilihat, bahkan tidak pernah dipahami," kata De Blasio, kepada NBC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal