Kondisi Iran Mencekam, Pejabat Iran: Tuhan Tolong Kami

Anton Suhartono
aksi demonstrasi di Iran (Foto: Reuters)

TEHERAN, iNews.id – Aksi demonstrasi di Iran semakin mencekam. Laporan media menyebut korban tewas dari pihak demonstran dan pasukan keamanan hingga Senin 1 Januari 2018 mencapai 20 orang. Stasiun televisi Iran hari ini melaporkan adanya korban tewas sembilan orang lagi.

Masifnya aksi demonstrasi di berbagai kota membuat para pejabat pemerintahan panik. Sebuah catatan hasil rapat pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei dengan para pejabat Iran bocor dan beredar di kalangan media.

Isi hasil rapat itu menyebut bahwa demonstrasi ini sudah mempengaruhi berbagai sektor ekonomi dan sampai pada tahap mengancam keamanan negara.

“Para pemimpin agama harus datang ke lokasi (demonstrasi) sesegera mungkin untuk membantu mengamankan situasi agar tidak memburuk. Tuhan tolong kami. Ini permasalahan yang rumit dan berbeda dari sebelum-sebelumnya,” demikian tercantum dalam laporan itu, dikutip dari Fox News, Selasa (2/1/2018).

Aksi demonstrasi kali ini juga menyerang individu Khamenei. Ini bisa dilihat dari teriakan pada demonstran yang mementangnya.

Catatan ini juga mengungkap bahwa intelijen Korps Garda Revolusi Islam terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.

Namun dalam catatan itu belum ada peringatan ‘red alert’. Jika sudah, maka militer bisa mengambil alih pengamanan. Tampaknya Pemerintah Iran sengaja tidak mengerahkan pasukan khusus karena bisa menyebabkan kondisi makin tak terkendali.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

57 tahun lalu

Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal