Komisaris PBB Tiba di Caracas untuk Tinjau Krisis Venezuela

Nathania Riris Michico
Para mantan pekerja minyak, yang melakukan mogok makan, meminta bantuan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet ketika krisis ekonomi dan politik Venezuela semakin parah. (FOTO: AFP)

CARACAS, iNews.id - Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet tiba di Caracas, Venezuela, Rabu (19/6/2019). Kunjungan itu bertujuan meninjau krisis ekonomi dan politik yang sedang berlangsung di negara itu.

Bachelet dijadwalkan bertemu dengan Presiden Nicolas Maduro dan pemimpin oposisi Juan Guaido sebelum membuat pernyataan terakhir kepada media pada Jumat (21/6/2019).

Menurut PBB, sekitar empat juta rakyat Venezuela melarikan diri dari negara itu sejak 2015 lantaran barang-barang pokok menjadi sangat mahal, layanan publik dan sistem kesehatan rusak, serta hiperinflasi yang bekepanjangan.

Guaido -yang menyatakan dirinya sebagai presiden sementara pada Januari- mengatakan pertemuannya dengan Bachelet dapat dilihat sebagai "pengakuan bencana" di negara kaya minyak itu, meskipun dia datang atas undangan saingannya, Maduro.

"(Bachelet) juga berencana untuk bertemu dengan korban pelanggaran hak asasi manusia dan pelecehan dan kerabat mereka serta anggota masyarakat lainnya," demikian pernyataan PBB, seperti dilaporkan AFP, Kamis(20/6/2019).

Bachelet, yang sedang menyiapkan laporan tentang Venezuela, sebelumnya mengkritik respons pemerintah terhadap krisis Venezuela. Dia menyerukan kepada otoritas Venezuela untuk menghormati hak dasar warga untuk berkumpul secara damai dan kebebasan berekspresi.

"Kami meminta Michelle Bachelet untuk melihat apa yang terjadi di negara kami, bukan dusta," kata Pedro Amado, bagian dari sekelompok mantan pekerja minyak yang melakukan mogok makan tiga pekan karena upah yang belum dibayarkan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk

57 tahun lalu

Venezuela Masih Mencekam Diguncang Gempa Susulan, Korban Tewas dan Hilang Terus Bertambah

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Melonjak Jadi 1.430 Orang, Hampir 70.000 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal