Kerusuhan di Dekat Minneapolis AS, 2 Mobil Polisi Dirusak Massa

Ahmad Islamy Jamil
Polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa yang marah atas penembakan warga kulit hitam di Brooklyn Center, Minnesota, AS, Minggu (11/4/2021). (Foto: Reuters)

MINNEAPOLIS, iNews.idBentrokan antara aparat keamanan dan massa pengunjuk rasa meletus di dekat Minneapolis, Minnesota, AS, Minggu (11/4/2021) waktu setempat. Kerusuhan terjadi setelah polisi menembak mati seorang pria kulit hitam, sekitar 16 km dari lokasi tewasnya George Floyd, tahun lalu.

Reuters melaporkan, aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang marah atas kekerasan berulang yang dilakukan polisi setempat terhadap warga kulit hitam. Sekitar 100 demonstran berhadapan dengan polisi yang menggunakan perlengkapan antihuru-hara. 

Beberapa pendemo merusak dua kendaraan polisi, melemparinya dengan batu, dan melompat ke atasnya. Polisi lantas menembakkan peluru karet, mengenai setidaknya dua orang di antara kerumunan itu. Setidaknya satu orang mengalami pendarahan di kepala, kata seorang saksi mata.

Setelah malam tiba, beberapa ratus pengunjuk rasa berkumpul di luar kantor polisi di pinggiran kota. Kantor itu dijaga oleh ratusan petugas yang bersiaga dengan perlengkapan antihuru-hara. Polisi lalu meledakkan granat kilat dan menyemprotkan gas air mata ke arah kerumunan.

Aksi protes massa kali ini berawal ketika salah satu polisi menembak mati seorang pria muda di dalam mobilnya di pinggiran Brooklyn Center, Minnesota. Korban diketahui bernama Daunte Wright (20), menurut Star Tribune.

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Brooklyn Center mengungkapkan kronologi insiden tersebut. Menurut lembaga itu, polisi awalnya menyuruh pria itu menepikan mobilnya karena pelanggaran lalu lintas sebelum pukul 14.00 Minggu (pukul 01.00 dini hari Senin WIB).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
3 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
4 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
7 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal