Keras! Ini Komentar Menlu Panama Setelah Trump Ngotot Ingin Rebut Terusan Panama

Anton Suhartono
Pemerintah Panama memberikan komentar keras terkait rencana Donald Trump yang ngotot ingin mengambil alih kendali Terusan Panama (Foto: AP)

PANAMA CITY, iNews.id - Pemerintah Panama menegaskan status Terusan Panama tidak untuk dinegosiasikan. Komentar itu disampaikan menyusul pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump yang akan mengambil alih kendali kanal sepanjang 80 km lebih yang menghubungkan Samudera Pasifik dan Atlantik itu.

"Kedaulatan terusan kami tidak bisa dinegosiasikan," kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Panama, Javier Martinez Acha, seperti dikutip dari Anadolu, Rabu (8/1/2025). 

Dia menegaskan pentingnya peran Terusan Panama dalam sejarah negara dengan menyebutnya sebagai "Penaklukan yang tidak bisa diubah-ubah".

Terusan Panama, lanjut dia, akan berada sepenuhnya di bawah kendali Panama.

Dia juga meyakinkan dunia internasional, terutama para pengguna Terusan Panama, dengan menegaskan kembali komitmen negaranya untuk bersikap netral dalam konflik apa pun.

Acha menekankan misi utama dari terusan yang pengelolaannya diambil alih dari AS sejak 2009 itu untuk melayani perdagangan global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Tegas! Trump Sebut AS Berusaha Bikin Netanyahu Waras

57 tahun lalu

Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal