Kemarau Ekstrem 6 Tahun, Maroko Siapkan Proyek Desalinasi Air Laut

Muhammad Fida Ul Haq
Kemarau panjang di Maroko sudah berlangsung selama enam tahun (Foto: Reuters)

RABAT, iNews.id - Sektor pertanian di Maroko terdampak kemarau ekstrem yang terjadi selama enam tahun berturut-turut. Maroko menyiapkan proyek desalinasi air laut, untuk mengubah air asin menjadi air tawar.

"Kami telah memasuki fase kritis setelah enam tahun berturut-turut mengalami kekeringan yang belum pernah dialami negara kami sebelumnya," ujar Menteri Peralatan dan Air Maroko Nizar Baraka seperti dikutip dari Africanews, Minggu (24/12/2023).

Curah hujan telah turun sebanyak 67 persen dalam beberapa bulan terakhir dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di Maroko, pertanian menyerap sepertiga dari jumlah penduduk usia kerja dan menyumbang 14 persen dari total ekspor negara.

Kekurangan air di Maroko semakin diperparah oleh kenaikan suhu, yang meningkatkan penguapan air dari bendungan. Kementerian Pertanian memperkirakan kenaikan suhu rata-rata sebesar 1,3 derajat Celsius pada tahun 2050.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

BMKG: 60,5% Wilayah Indonesia Sudah Masuk Musim Kemarau

5 hari lalu

Hadapi Musim Kemarau Lebih Panjang, Menhut: Kalau Bisa Zero Karhutla

11 hari lalu

Kronologi 3 Pekerja Pipa Air Tewas di Gorong-Gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas

24 hari lalu

BNPB: Kekeringan Dominasi Bencana saat Kemarau, Ribuan Warga Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal