Kelompok Houthi Janji Tenggelamkan Lebih Banyak Kapal Inggris di Laut Merah

Anton Suhartono
Kapal Inggris Rubymar tenggelam pada Sabtu (2/3) setelah ditembak kelompok Houthi Yaman pada 18 Februari lalu (Foto: Komando Pusat AS)

KAIRO, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman bertekad akan terus menyerang kapal-kapal dagang Inggris yang melintas di Teluk Aden maupun Laut Merah. Sebelumnya mereka menenggelamkan kapal Rubymar menggunakan rudal.

Militer AS pada Sabtu kemarin mengonfirmasi, kapal Rubymar benar-benar tenggelam terkena rudal balistik anti-kapal yang ditembakkan kelompok yang didukung Iran itu pada 18 Februari lalu.

“Yaman akan terus menenggelamkan lebih banyak kapal Inggris dan semua dampak atau kerusakan lain akan ditanggung oleh Inggris,” kata Hussein Al Ezzi, wakil menteri luar negeri (wamenlu) pemerintahan Yaman yang dipimpin Houthi, dalam sebuah postingan di X, Minggu (3/3/2024).

Dia menegaskan, Inggris merupakan negara penjahat yang menyerang Yaman serta berkerja sama dengan Amerika Serikat (AS) mensponsori kejahatan yang sedang berlangsung terhadap warga sipil di Jalur Gaza, Palestina.

Houthi awalnya hanya menyerang kapal-kapal dagang Israel atau yang terkait dengan negara Yahudi itu di Laut Merah sejak November 2023. Namun serangan menggunakan rudal balistik dan drone diperluas terhadap kapal-kapal dagang AS dan Inggris. Alasannya kedua negara itu menyerang wilayah Yaman sebagai respons atas tindakan Houthi di Laut Merah.

Serangan Houthi memaksa perusahaan-perusahaan pelayaran global untuk mencari rute lain yang menempuh jarak dan waktu lebih lama dan lebih mahal yakni di sekitar Afrika bagian selatan.

AS dan Inggris mulai menyerang target-target Houthi di Yaman pada Januari 2024 sebagai pembalasan atas serangan terhadap kapal-kapal Laut Merah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Music
7 jam lalu

The Changcuters Tur Inggris April 2026, Hijrah ke London Jadi Kenyataan!

Internasional
9 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
15 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Nasional
1 hari lalu

Istana: Indonesia akan Kirim 8.000 Prajurit TNI untuk Misi Perdamaian di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal