Kedubes Rusia Ditutup usai Terima Ancaman Bom, Polisi Gerak Cepat

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi bom. (Foto: Dok. SINDOnews)

BISHKEK, iNews.id – Kedutaan Besar Rusia di Kirgizstan ditutup setelah menerima ancaman bom. Menurut sumber di lembaga penegak hukum setempat, ada informasi tentang alat peledak yang ditanam di area ekstrateritorial Rusia tersebut. 

“Sekarang wilayah (Kedubes Rusia) itu ditutup. Alat penyadap masih mencarinya (bom yang dimaksud),” kata sumber itu kepada kantor berita Sputnik, Selasa (5/7/2022).

Layanan pers Kedutaan Rusia belum memberikan komentar terkait ancaman itu.

Polisi di Bishkek, ibu kota Karigzstan, mengatakan bahwa ancaman bom juga diterima oleh Kedutaan China. Ancaman itu juga muncul pada Selasa pagi, meski tidak ada satu pun dari informasi tersebut yang dapat dipercaya.

“Operasi pencarian tidak menemukan bahan peledak atau perangkat di Kedutaan Rusia dan China,” kata juru bicara polisi.

Pencarian melibatkan polisi, tim pencari ranjau, serta para petugas K9. Menurut hukum yang berlaku di Kirgizstan, pelaku yang menyebarkan ancaman bom palsu dapat dihukum hingga tiga tahun penjara.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kisah Anjing Pemilik 1,5 Juta Follower Medsos Dikira Hewan Liar, Dibunuh Jadi Santapan Restoran

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal