Kampanye Virtual LGBT di London Tuai Kecaman Umat Nasrani

Sindonews
dramawan Jo Clifford menampilkan dramanya Eve selama sesi pemotretan untuk Edinburgh Festival Fringe di teater Traverse pada 30 Juli 2017 di Edinburgh, Inggris. Foto: Sindonews/Newsweek

LONDON, iNews.id - Acara virtual bertemakan Kebanggaan (Pride) yang ditujukan bagi kaum LGBTQ memicu aksi protes dari kelompok dan umat Kristen. Pasalnya acara tersebut menampilkan pertunjukan drama tunggal dramawan transgender yang berbasis di Edinburgh, Jo Clifford, berjudul The Gospel According to Jesus, Queen of Heaven.

Drama tersebut menampilkan Yesus Kristus sebagai seorang wanita transgender yang hidup pada masa sekarang. Kelompok dan umat Kristen di Inggris menilai pementasan drama itu sangat menyedihkan dan ofensif.

"Drama ini dengan sengaja membayangkan kembali Yesus sebagai seorang wanita transgender," kata petugas pendidikan The Christian Institute, John Denning.

Denning menilai, dramawan salah mengartikan dan menafsirkan sendiri pernyataan-pernyataan yang pernah Yesus ucapkan. Namun para kritikus memuji produksi panggung karena membayangkan kembali dunia yang lebih toleran melalui penggambaran pesan cinta Kristiani.

"Itu sangat menyedihkan dan menyinggung banyak orang Kristen yang menghargai dia dan ajarannya di atas segalanya," ujar Denning.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

57 tahun lalu

Cari Tontonan Drama Seru? Ini Rekomendasi Series Terbaik di VISION+

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal