Kacau! 7.000 Dokter di Korsel Mogok, Ruang UGD RS Penuh hingga Operasi Dibatalkan

Anton Suhartono
Ribuan dokter di Korsel mogok kerja, Rabu (21/2), berdampak pada layanan di banyak rumah sakit (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Ribuan dokter di Korea Selatan (Korsel) menggelar aksi mogok kerja, Rabu (21/2/2024), berdampak pada layanan di banyak rumah sakit. Para dokter itu memprotes kebijakan pemerintah yang akan menambah jumlah mahasiswa kedokteran hingga beberapa tahun mendatang.

Ruang-ruang unit gawat darurat (UGD) menjadi penuh karena hanya sedikit tenaga medis yang melayani pasien. Selain itu beberapa rumah sakit besar terpaksa membatalkan jadwal operasi akibat aksi mogok tersebut.

Otoritas Korsel memperingatkan aksi mogok tersebut bisa mengancam nyawa dan keselamatan banyak orang. Oleh karena itu otoritas akan menyelidiki siapa yang bertanggung jawab di balik gerakan mogok ini untuk dimintai pertanggungjawabannya.

“Polisi dan kantor kejaksaan akan berkonsultasi dan mengambil tindakan terhadap kelompok atau individu mana pun yang memimpin aksi kolektif, termasuk penangkapan dan penyelidikan,” kata Menteri Keamanan Korsel, Lee Sang Min, dikutip dari Reuters.

Lima rumah sakit besar di Ibu Kota Seoul harus membatalkan sepertiga hingga setengah jadwal operasi karena tak ada dokter.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Seleb
20 jam lalu

Demi Wajah Awet Muda, Baim Wong Rela Stem Cell di Korea

Seleb
22 jam lalu

Baim Wong Bantah Operasi Plastik di Korea Selatan, Faktanya Mengejutkan!

Nasional
1 hari lalu

Gus Ipul Tegaskan Peserta PBI Nonaktif Penyakit Kronis Tetap Dijamin Negara: Jangan Ada RS yang Tolak!

Destinasi
2 hari lalu

Liburan ke Korea Selatan Makin Mudah, QRIS Bisa Dipakai Mulai April 2026!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal