Jumlah Remaja yang Bunuh Diri Bertambah Setelah Drama Ini Tayang

Anton Suhartono
(Ilustrasi, Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Angka kasus bunuh diri di kalangan remaja Amerika Serikat (AS) bertambah setelah dirilisnya drama Netflix berjudul '13 Reasons Why'. Drama tersebut bercerita mengenai siswi SMA di AS yang bunuh diri.

Serial ini langsung mendapat perhatian setelah tayang pertama kali pada Maret 2017. Para praktisi kesehatan dan pendidikan khawatir konten pada drama itu berdampak buruk bagi remaja.

Menurut studi yang dipublikasikan di Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry, ada 195 kasus kematian tambahan akibat bunuh diri melibatkan anak berusia 10 hingga 17 tahun, dalam 9 bulan setelah penayangan '13 Reasons Why'. Jumlah itu meningkat hampir 29 persen dibanding sebelumnya.

Kasus bunuh diri dalam periode itu kebanyakan melibatkan remaja laki-laki.

Namun, para peneliti tidak bisa menemukan bukti kuat hubungan langsung antara drama tersebut dengan meningkatnya kasus bunuh diri. Mereka tak memungkiri faktor lain sebagai penyebabnya.

Peneliti yang menulis laporan di jurnal tersebut, Jeffrey Bridge, menjelaskan, '13 Reasons Why' mengisahkan tokoh utama drama yang bunuh diri secara sensasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
4 hari lalu

Banner Film Aku Harus Mati Berisiko Picu Pikiran Negatif Anak dan Remaja, IDAI Kasih Paham!

Nasional
17 hari lalu

Perempuan Coba Bunuh Diri di Istana Merdeka, Polisi Sebut Dipicu Masalah Keluarga

Nasional
18 hari lalu

WN Irak Pembunuh Cucu Mpok Nori Sempat Ingin Bunuh Diri di Sukabumi

Health
31 hari lalu

Kesehatan Mental Anak Tak Boleh Diabaikan, Bisa Picu Tindakan Ekstrem!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal