Joe Biden Sebut Putin Pembunuh, Erdogan: Tidak Dapat Diterima!

Djairan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menilai pernyataan yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dengan menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin pembunuh tidak dapat diterima. Komentar itu tak pantas dikeluarkan oleh kepala negara.

“Komentar Biden tentang Putin tidak pantas diucapkan seorang kepala negara,” kata Erdogan kepada wartawan, dikutip dari Aljazeera, Sabtu (20/3/2021).

Tak hanya itu, Erdogan juga memuji Putin karena memberikan tanggapan yang cukup cerdas dan berkelas. Menurut Putin, orang yang menyampaikan tuduhan itu tak ada bedanya dengan orang yang dituduh. Namun, dia berharap Biden dalam kondisi sehat.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan ABC New yang disiarkan pada Rabu waktu AS Biden menjawab, 'Saya yakin', saat ditanya pembawa acara apakah dia yakin Putin adalah seorang pembunuh. Selang sehari, Putin langsung menantang Biden untuk berdialog secara langsung melalui telekonferensi video.

Menanggapi itu, Gedung Putih mengatakan Biden siap bertemu mitranya dari Rusia itu pada saat yang tepat. Juru Bicara Gedung Putih, Karine Jean Pierre, mengatakan Biden tak menyesal dengan ucapannya, dan tak akan mundur soal hubungannya dengan Putin.

"Dia (Biden) tidak akan mundur. Dia akan sangat jujur dan terbuka tentang hubungan itu," kata Jean Pierre dikutip dari Reuters.

Jauh sebelum itu, pernyataan Biden juga sempat menyita perhatian saat mengkritik Erdogan dengan menyebutnya sebagai ‘otokrat’ dalam wawancara pada akhir 2019. Biden mengutarakan itu untuk menggambarkan kebijakan Erdogan terhadap Kurdi, dan beberapa perbedaan pandangan lainnya.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

57 tahun lalu

Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal