Joe Biden Peringatkan Ancaman Nuklir dari Vladimir Putin, Singgung Armegadon 

Anton Suhartono
Joe Biden peringatkan ancaman senjata nuklir dari Vladimir Putin berbahaya (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut ancaman pemimpin Rusia Vladimir Putin yang akan menggunakan senjata nuklir merupakan yang terbesar sejak Krisis Rudal Kuba. 

Biden mengatakan negaranya sedang mengupayakan jalan keluar dari perang yang dilakukan Putin. Namun dia memperingatkan bahwa Putin tidak bercanda saat berbicara tentang potensi penggunaan senjata nuklir taktis serta senjata biologi dan kimia.

"Untuk pertama kali sejak Krisis Rudal Kuba, kita punya ancaman langsung terhadap penggunaan senjata nuklir. Kita belum menghadapi prospek Armagedon sejak Kennedy dan krisis rudal Kuba," kata Biden, dalam pidatonya kepada para donor Partai Demokrat, Kamis (6/10/2022), dikutip dari Reuters.

Krisis Rudal Kuba terjadi pada 1962. Saat itu AS, di bawah kepemimpinan Presiden John F Kennedy dan mitranya dari Uni Soviet, Nikita Khrushchev, nyaris terlibat perang nuklir. Pemicunya Soviet menempatkan rudal di Kuba.

Putin sebelumnya memperingatkan akan menggunakan segala cara yang diperlukan untuk membela kedaulatan teritorial dari ancaman mana pun. Pernyataan itu ditafsirkan sebagai penggunaan senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
20 menit lalu

Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?

Buletin
1 jam lalu

Trump dan Putin Sambangi China, Xi Jinping Tunjukkan Pengaruh Besarnya

Internasional
5 jam lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
6 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal