Jenderal Korut Peringatkan Korsel Akan Bayar Mahal karena Latihan Perang dengan AS

Anton Suhartono
Kim Yong Chol peringatkan Korea Selatan akan membayar dengan harga mahal soal keputusan latihan perang dengan Amerika Serikat (Foto: Reuters)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) kembali memperingatkan Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) terkait latihan perang kedua negara yang dimulai Selasa kemarinni.serta akhir bulan ini.

Pejabat tinggi militer Korut yang juga petinggi Partai Pekerja, JenderalKim Yong Chol, seperti diberitakan kantor berita KCNA, Rabu (11/8/2021), mengatakan, Korsel dan AS mempertaruhkan krisis keamanan yang besar dengan memilih untuk meningkatkan ketegangan.

Menurut pria yang mendampingi pemimpin Kim Jong Un saat bertemu dengan Presiden AS Donald Trump itu, niat baik Korut yang selama ini sudah ditunjukkan justru dibalas dengan tindakan permusuhan.

Keputusan Korsel untuk melanjutkan latihan perang dengan AS, lanjut dia, akan dibayar dengan harga mahal. Kim Yong Chol menegaskan Korut kecewa karena Korsel memilih mepererat hubungan dengan AS ketimbang memikirkan perdamaian dua Korea.

"Kami akan membuat mereka sadar betapa berbahayanya pilihan yang dibuat serta betapa dekatnya mereka dengan krisis keamanan besar karena membuat pilihan yang salah," katanya, seperti dilaporkan kembali Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal