Jelang Pembebasan Bersyarat, Umar Patek Ngaku Menyesal Terlibat Bom Bali

Anton Suhartono
Umar Patek menyesal terlibat dalam Bom Bali dalam pembicaraan dengan Kepala Lapas Porong (Foto: News.com.au)

JAKARTA, iNews.id - Terpidana Bom Bali Umar Patek bisa segera mengirup udara bebas setelah mendapat remisi HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Menjelang pembebasan bersyarat, beredar video Umar Patek menyesali keterlibatannya dalam serangan dua bom yang menewaskan 202 orang itu.

Kementerian Hukum dan HAM belum memastikan kapan Umar Patek akan dibebaskan karena menunggu hasil konsultasi dengan pihak-pihak terkait.

Dalam rekaman video yang diambil dari Lapas Porong, Jawa Timur, Umar Patek berharap bisa memberikan pendidikan kepada anak-anak muda Indonesia tentang bahaya ekstremisme agama setelah dia bebas.

"Kesalahan saya adalah terlibat dalam Bom Bali," katanya,  kepada kepala Lapas Porong Jalu Yuswa Panjang, dalam video yang sudah dihapus dari YouTube tersebut.

Rencana pembebasan bersyarat Umar Patek memicu kemarahan di Australia. Betapa tidak, 88 dari 202 korban tewas dalam serangan bom di dua kafe tersebut merupakan warga Negeri Kangguru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

PM Albanese Puji Kepemimpinan Prabowo: Komitmennya Nyata Jaga Keamanan Kawasan dan Dunia

Nasional
15 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
15 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
17 jam lalu

Prabowo Undang PM Australia Albanese ke KTT Ocean Impact Summit 2026 di Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal