Jaksa Jerman Dakwa 12 Orang karena Rencanakan Serang Masjid dan Bunuh Muslim

Anton Suhartono
Jaksa penuntut Jerman mendakwa 12 orang atas tuduhan percobaan serangan terhadap masjid dan pembunuhan muslim (Foto: AFP)

BERLIN, iNews.id - Jaksa penuntut Jerman mendakwa 12 pria yang merencanakan serangan bersenjata ke masjid-masjid.

Dalam pernyataan, dikutip dari Reuters, Jumat (13/11/2020), jaksa juga menyebutkan mereka ingin membunuh dan melukai muslim sebanyak mungkin.

"Mereka bertujuan menciptakan kondisi seperti perang saudara," kata jaksa.

Para terdakwa merupakan 11 anggota dan seorang kaki tangan yang semuanya warga Jerman. Untuk merencanakan serangan, mereka menggelar pertemuan rutin untuk mematangkan tujuan. Salah satu terdakwa berjanji menyumbang ribuan hingga 50.000 euro untuk membeli senjata.

Petugas masih memburu satu orang lagi yang masih buron. Selain itu seorang lainnya meninggal saat ditahan. Tidak ada penjelasan mengenai penyebab kematian termasuk identitasnya.

Jerman mengalami serentetan serangan sayap kanan dalam beberapa tahun terakhir, ditujukan kepada kelompok minoritas.

Anggota kelompok Gerakan Bawah Tanah Sosialis Nasional dijatuhi hukuman pada 2018 terkait kasus pembunuhan etnis Turki. Tahun lalu, ekstrimis sayap kanan lainnya menargetkan sinagog di Jerman Timur, menewaskan dua orang.

Ekstrimisme sayap kanan sangat sensitif di Jerman karena dianggap bertanggung jawab atas genosida Nazi terhadap 6 juta Yahudi Eropa selama Perang Dunia II.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Penembakan Masjid San Diego AS Idolakan Nazi, Terlibat Serangan Massal

57 tahun lalu

Heboh Penyiksaan Aktivis GSF, Presiden Kolombia Sebut Menteri Israel Ben Gvir Nazi

57 tahun lalu

Ngeri! Gedung Apartemen Meledak hingga Hancur Rata dengan Tanah, Diduga akibat Gas

57 tahun lalu

Pertama Kali, Israel Sahkan UU Bentuk Pengadilan Khusus untuk Pasukan Elite Hamas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal