Israel Tutup Masjid Al Aqsa 2 Minggu, Pertama Sejak Perang 1967

Anton Suhartono
Israel telah menutup Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama 2 minggu lebih (Foto: Wafa)

GAZA, iNews.id - Israel telah menutup Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama 2 minggu lebih, langkah yang disebut sebagai yang pertama sejak Perang Enam Hari 1967. Penutupan itu memicu kecaman keras dari kelompok perlawanan Palestina Hamas yang menilai kebijakan tersebut sebagai preseden berbahaya.

Hamas, dalam pernyataan yang dirilis belum lama ini, menegaskan penutupan tempat suci ketiga umat Islam itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kebebasan beribadah serta dapat memicu eskalasi berbahaya di kawasan.

Tentara Israel melarang umat Islam melaksanakan ibadah di kompleks Masjid Al Aqsa sejak perang melawan Iran pecah pada 28 Februari. Akibatnya, umat Muslim tidak dapat melaksanakan Salat Tarawih, Salat Jumat, bahkan salat lima waktu di lokasi tersebut.

Menurut Hamas, pelarangan akses terhadap jemaah untuk melaksanakan Salat Tarawih dan iktikaf Ramadan di Masjid Al Aqsa merupakan yang pertama kali terjadi sejak 1967. Langkah itu disebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian masjid serta kebebasan beribadah.

Kelompok yang menguasai Jalur Gaza itu juga menilai penutupan Al Aqsa sebagai tindakan provokatif yang tidak memiliki alasan kuat. Hamas menegaskan perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran tidak dapat dijadikan dalih untuk menutup tempat suci umat Islam tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Ini Isi Surat Megawati untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Internasional
2 jam lalu

Garda Revolusi Iran Berjanji Bunuh Netanyahu: Akan Kami Buru!

Internasional
5 jam lalu

Zelensky Tuduh Rusia Kirim Drone Kamikaze ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
6 jam lalu

AS Kirim Ribuan Marinir ke Dekat Iran, Siap Perang Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal