Israel Sudah Bantai 184 Warga Gaza saat Perang Masuki Hari Kedua Pascagencatan Senjata

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di Gaza setelah jet-jet tempur Israel membombardir wilayah kantong Palestina itu, Jumat (1/12/2023). (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id – Pertempuran baru di Gaza memasuki hari kedua pada Sabtu (2/12/2023), setelah negosiasi memperpanjang gencatan senjata antara dan Hamas gagal. Para mediator yang menengahi konflik itu mengatakan, pemboman yang dilakukan Israel di Gaza telah mempersulit upaya untuk menghentikan kembali permusuhan.

Wilayah timur Khan Younis, di bagian selatan Jalur Gaza, menjadi sasaran pemboman hebat ketika batas waktu gencatan senjata telah lewat, tak lama setelah fajar menyingsing pada Jumat (1/12/2023) kemarin. Wartawan Reuters yang berada di Khan Younis melaporkan, kolom asap tampak membubung ke langit, setelah jet tempur Israel membombardir daerah itu.

Pada Jumat malam, pejabat kesehatan Gaza mengatakan, serangan udara Israel telah menewaskan 184 orang dan melukai sedikitnya 589 korban lainnya.  Pengeboman oleh jet-jet tempur zionis juga menghantam lebih dari 20 rumah.

Warga pun turun ke jalan dengan barang-barang yang ditumpuk di gerobak, mencari perlindungan lebih jauh ke barat Khan Younis.

Baik Israel maupun Hamas saling menyalahkan atas gagalnya perpanjangan gencatan senjata. Kedua pihak yang bertikai itu sama-sama menuduh pihak lawan menolak persyaratan pembebasan lanjutan para tawanan Israel oleh Hamas dengan imbalan pembebasan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal