Israel Serang Desa Syiah di Distrik Mayoritas Kristen Lebanon, Korban Berjatuhan

Ahmad Islamy Jamil
Asap hitam membubung di pinggiran Desa Aita al-Shaab, Lebanon Selatan, menyusul serangan udara Israel pada Sabtu 4 November 2023. (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id – Pemerintah Lebanon menyatakan tiga warganya tewas menyusul serangan Israel terhadap sebuah desa di utara Beirut pada Rabu (25/9/2024). Meski dihuni oleh mayoritas Syiah, desa itu terletak di Distrik Keserwan yang sebagian besar penduduknya beragama Kristen.

“Serangan musuh Israel di Desa Maaysra di Distrik Keserwan menewaskan tiga orang dan melukai sembilan orang,” ungkap Kementerian Kesehatan Lebanon dalam pernyataannya, hari ini.

Menurut AFP, desa itu berjarak sekitar 25 km dari ibu kota Lebanon. Seorang sumber keamanan di negara itu sebelumnya juga mengatakan bahwa serangan Israel menargetkan sebuah rumah di Desa Maaysra.

Sementara seorang penduduk perempuan mengatakan serangan itu menghantam desanya, menghancurkan sebuah rumah dan sebuah kafe. Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa dua roket jatuh di Maaysra.

Sebelumnya, pada hari ini, militer Israel menyatakan mereka melakukan serangan udara skala luas di Lebanon Selatan dan Lembah Beqaa di Lebanon Timur. Serangan itu dilancarkan militer zionis setelah kelompok perlawanan Hizbullah menembakkan rudal balistik yang mencapai Kota Tel Aviv di Israel.

Hizbullah dan Israel telah terlibat dalam baku tembak lintas batas hampir setiap hari sejak kelompok pejuang Palestina, Hamas, melancarkan serangan mendadak terhadap Israel Utara pada 7 Oktober 2023. Serangan Hamas itu kemudian diikuti dengan perang brutal Israel di Gaza.

Fokus operasi militer Israel telah bergeser tajam dari Gaza ke Lebanon dalam beberapa hari terakhir. Ratusan orang pun berguguran di Lebanon akibat serangan zionis yang tak pandang bulu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Warnai Serangan Drone Hizbullah ke Target Militer Israel

57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal