Israel Masih 'Bersih' dari Virus Korona, Netanyahu Larang Penerbangan dan Turis dari China

Nathania Riris Michico
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia di Kremlin di Moskow pada 30 Januari 2020. (FOTO: MAXIM SHEMETOV / POOL / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel sedang mempersiapkan kasus virus korona yang menurutnya tidak dapat dihindari. Saat ini virus korona baru sudah menyebar ke seluruh dunia.

"Tujuan utama kami adalah menunda kedatangan virus ke Israel. Saya katakan 'tunda' karena kedatangannya tidak dapat dihindari," kata Netanyahu, seperti dilaporkan AFP, Senin (3/2/2020).

"Kami kemudian akan mengidentifikasi, merawat, mengisolasi dan menangani mereka yang terinfeksi," kata sang perdana menteri, yang bertemu para menteri dan pejabat kesehatan senior untuk membahas kesiapan Israel.

Hingga saat ini belum ada kasus virus korona yang tercatat di Israel.

Tetapi pihak berwenang melarang semua penerbangan dari China dan menolak orang asing yang melakukan perjalanan ke China masuk ke Israel dalam dua pekan terakhir.

Warga Israel yang mengunjungi China sudah diberitahu untuk mengkarantina diri di rumah selama 14 hari, bahkan jika mereka tidak memiliki gejala virus tersebut.

Kantor Netanyahu menyatakan, sanf perdana menteri telah menginstruksikan Institut Biologi Israel untuk mencoba dan menghasilkan vaksin melawan virus dan membangun jaringan vaksinasi di Israel.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
11 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
2 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
3 hari lalu

Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Internasional
4 hari lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal