Israel-Lebanon di Ambang Perang Besar, PBB Desak Dua Pihak Tahan Diri

Anton Suhartono
PBB berupaya mencegah perang besar Israel dan Lebanon pasca-serangan ke Majdal Shams di Dataran Tinggi Golan yang menewaskan 12 orang (Foto: EPA-EFE)

BEIRUT, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berupaya mencegah perang antara Israel dan Lebanon pasca-serangan ke Majdal Shams, kota di Dataran Tinggi Golan, yang diduduki Israel. Serangan terhadap playground dan lapangan sepak bola itu menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 35 lainnya.

Sebagai respons serangan roket dari Lebanon itu, Israel mengerahkan jet-jet tempurnya untuk menggempur beberapa kota. 

Militer Israel mengklaim telah menargetkan markas Hizbullah. Padahal Hizbullah sebelumnya membantah keterlibatannya dalam serangan roket di Majdal Shams. 

Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Jeanine Hennis-Plasschaert serta kepala pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL, Aroldo Lazaro, mengeluarkan pernyataan bersama mengenai serangan roket di Majdal Shams.

"Kami menyesalkan kematian warga sipil -anak-anak kecil dan remaja- di Majdal Shams," bunyi pernyataan bersama, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (28/7/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal