Iran Makin Kacau, Demonstran Rusuh Terancam Hukuman Mati

Anton Suhartono
Demonstrasi besar-besaran di Iran memuncak sejak Jumat (9/1) setelah pemerintah memutus akses internet secara nasional (Foto: Stasiun TV Pemerintah Iran via AP)

TEHERAN, iNews.id - Demonstrasi besar-besaran di Iran memuncak sejak Jumat (9/1/2026) setelah pemerintah memutus akses internet secara nasional. Angka korban tewas, berdasarkan laporan dari lembaga HAM internasional, meningkat sering memanasnya tensi demonstrasi di beberapa kota.

Rekaman video yang diambil dari Iran menunjukkan, ratusan ribu orang melakukan long march sambil meneriakkan slogan-slogan anti-rezim. Pada tayangan lain menunjukkan beberapa jenazah berlumuran darah. 
Dalam tayangan lain yang direkam dari Fardis, kota berjarak sekitar 50 km dari Ibu Kota Teheran, menunjukkan setidaknya tujuh mayat berlumuran darah di dalam sebuah bangunan. Terlihat beberapa orang membalut kepala serta menutup mata korban. 

Suara yang terdengar dari latar video menyebutkan, setidaknya 10 orang tewas terkena tembakan. 

Kejakaan Agung Iran menyatakan, pasukan keamanan menangkap hampir 200 pemimpin kelompok demonstran. Mereka juga menyita amunisi, granat tangan, dan bom Molotov, dari tangan perusuh.

Jaksa memperingatkan, semua orang yang membawa senjata bisa didakwa dengan tuduhan "musuh Tuhan", istilah terhadap pelanggaran yang pelakunya terancam hukuman mati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal