TEHERAN, iNews.id - Iran menyebut voting resolusi di Dewan Keamanan PBB mengenai pengamanan Selat Hormuz pada Sabtu besok sebagai tindakan provokasi. Iran akan tetap memegang kendali penuh jalur perairan strategis tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memperingatkan setiap tindakan provokatif mengenai Selat Hormuz hanya akan membuat situasi semakin rumit.
“Setiap tindakan provokatif oleh para agresor dan pendukung mereka, termasuk di Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Selat Hormuz, hanya akan memperumit situasi,” kata Araghchi, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (3/4/2026).
Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting untuk mengadopsi atau tidak draf resolusi yang diajukan Bahrain. Isi resolusi itu memberi wewenang kepada negara-negara anggota PBB untuk menggunakan cara-cara defensif atau penggunaan kekuatan militer untuk membuka jalur perairan tersebut.