Iran Janjikan Perang Brutal, Bidik Kapal Induk AS

Anton Suhartono
Iran berjanji akan melakukan perang brutal dan menyerang kapal induk AS. (foto: ist)

PARIS, iNews.id - Iran mengancam akan menyerang pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah serta kapal induk sebagai  pembalasan jika digempur terlebih dulu. Peringatan paling keras itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump memperbarui ancamannya terhadap Iran untuk menyepakati perjanjian nuklir atau menghadapi risiko serangan.

Di saat bersamaan, Uni Eropa memasukkan pasukan elite Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris.

"Teroris memang sebutan yang tepat untuk rezim yang menghancurkan demonstrasi rakyatnya dengan darah,” kata kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen.

Juru bicara militer Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia menjanjikan pembalasan yang lebih brutal. Dia memperingatkan pembalasan negaranya terhadap serangan AS tidak akan terbatas, sebagaimana dilakukan saat perang pada Juni 2025.

Saat itu Iran menghancurleburkan Israel serta menghujani pangkalan militer AS di Al Udeid, Qatar, dengan rudal balistik sebagai pembalasan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Ingatkan Selat Hormuz hanya Dibuka Bebas 60 Hari, selanjutnya...

57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal