Iran Ingatkan AS Pernah Kalah Perang Darat Sebelumnya: Tindakan Bunuh Diri!

Anton Suhartono
Iran memperingatkan AS terkait potensi serangan darat dengan kegagalan di masa lalu (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan Amerika Serikat (AS) terkait rencana potensi serangan darat, dengan mengingatkan kegagalan militer AS di masa lalu. Pejabat militer Iran menyebut pengalaman tersebut sebagai “kegagalan historis” dan menegaskan bahwa langkah serupa hanya akan berujung seperti tindakan bunuh diri.

Menurut pejabat tersebut, pasukan AS pernah terlibat dalam pertempuran darat di front selatan Iran dan mengalami kekalahan telak. Karena itu, setiap upaya invasi kembali dinilai akan membawa konsekuensi serius bagi Washington.

Peringatan keras itu muncul di tengah laporan bahwa Iran telah mengerahkan sekitar 1 juta tentara untuk mengantisipasi kemungkinan serangan darat dari AS. Langkah ini dilakukan setelah militer Amerika dilaporkan mengirim belasan ribu personel Marinir dan pasukan terjun payung ke kawasan Timur Tengah.

Kantor berita Tasnim, mengutip sumber militer, menyebut pengerahan pasukan Iran difokuskan di Pulau Kharg, wilayah strategis yang berada di dekat Selat Hormuz. Pulau tersebut memiliki peran vital karena hampir 90 persen ekspor minyak Iran berasal dari sana.

Sumber militer Iran juga menegaskan bahwa setiap upaya AS untuk membuka Selat Hormuz secara paksa akan dianggap sebagai tindakan “bunuh diri”. Iran menyatakan siap menghadapi segala bentuk eskalasi dan tetap berkomitmen membatasi lalu lintas di jalur perairan strategis tersebut.

Di sisi lain, gelombang dukungan domestik juga meningkat. Dalam beberapa hari terakhir, terjadi lonjakan permohonan dari para pemuda Iran untuk bergabung dalam pertempuran. Mereka membanjiri pusat perekrutan untuk paramiliter Basij, Korps Garda Revolusi Islam, serta tentara reguler.

Para pejabat Iran kembali menegaskan bahwa pengiriman pasukan AS ke kawasan hanya akan memperburuk situasi dan berpotensi membawa dampak fatal, sejalan dengan peringatan bahwa langkah tersebut sama saja dengan tindakan bunuh diri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
26 menit lalu

Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?

Internasional
5 jam lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
6 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Internasional
7 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Internasional
1 hari lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal