Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Anton Suhartono
Uni Emirat Arab (UEA) menjadi target serangan rudal dan drone Iran (Foto: IRGC)

WASHINGTON, iNews.id - Uni Emirat Arab (UEA) menjadi target serangan rudal dan drone, diduga kuat berasal dari Iran. Serangan itu berlangsung beberapa jam setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran terlibat saling serang pada Kamis malam hingga Jumat pagi (7-8/5/2026).

Otoritas UEA menyatakan sistem pertahanan udaranya menghadapi ancaman rudal dan drone dari Iran pada Jumat pagi.

"(Sistem pertahanan udara) Merespons ancaman rudal. Mohon tetap berada di lokasi aman dan ikuti informasi dari saluran resmi untuk peringatan dan informasi," bunyi pernyataan Otoritas Manajemen Krisis dan Bencana Darurat Nasional UEA, di media sosial X.

Kementerian Pertahanan UEA berupaya menenangkan warga dengan menyatakan, suara ledakan yang terdengar di penjuru wilayah merupakan hasil operasi pencegatan rudal dan drone.

Belum diketahui pasti, apa yang menjadi target serangan terbaru Iran. Ini merupakan serangan kedua menargetkan UEA sejak AS dan Iran menyepakati gencatan senjata pada 7 April lalu. Serangan pertama menghantam Zona Industri Minyak Fujairah, memicu kebakaran besar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ultimatum Kapal di Selat Hormuz: Keluar Jalur Resmi, Keamanan Tak Dijamin

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal