Iran Desak Negara-Negara Arab Usir Pasukan AS dari Pangkalan Timur Tengah

Anton Suhartono
Pemerintah Iran mendesak negara-negara Arab mengusir pasukan Amerika Serikat dari pangkalan-pangkalan di Timur Tengah (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran mendesak negara-negara Arab mengusir pasukan Amerika Serikat (AS) dari pangkalan-pangkalan di Timur Tengah demi menghindari kerusakan lebih parah. Seruan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian serangan yang menghantam infrastruktur vital Iran.

Juru bicara markas besar komando militer Iran Khatam Al Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menegaskan negara-negara di kawasan harus mengambil langkah tegas dengan memaksa AS menarik pasukannya. Menurut dia, keberadaan militer AS justru memperbesar risiko kehancuran di wilayah Timur Tengah.

"Negara-negara di kawasan harus memaksa AS mengusir pasukannya agar terhindar dari dampak kerusakan lebih luas," ujar Zolfaghari, seperti dikutip dari kantor berita ISNA, Sabtu (4/4/2026).

Pernyataan itu muncul setelah Iran murka atas serangan terbaru AS yang menghancurkan jembatan terbesar Iran. Jembatan yang berlokasi di Karaj itu rencananya segera diresmikan. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 13 orang dan memicu kemarahan Teheran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
55 menit lalu

Pramono Soroti Konflik Timur Tengah: Perang Tak akan Lama jika Ukhuwah Islamiyah Berjalan

Internasional
3 jam lalu

Prajurit TNI 3 Kali Kali Diserang di Lebanon, Kemlu RI: Tak Bisa Diterima!

Internasional
4 jam lalu

Hemat Energi, Bangladesh Pangkas Jam Kerja hingga Batasi Dekorasi Pernikahan

Internasional
7 jam lalu

Iran Izinkan Kapal Prancis Lintasi Selat Hormuz, Negara Barat Pertama Dapat Akses

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal