TEHERAN, iNews.id - Iran, Senin (20/7/2026), mendeklarasikan perang skala penuh melawan Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu disampaikan langsung Presiden Masoud Pezeshkian seiring dengan melausnya serangan AS ke berbagai wilayah negaranya.
"Kenyataannya adalah bahwa saat ini Republik Islam Iran terlibat dalam perang skala penuh," kata Pezeshkian, dalam pernyataan yang dikeluarkan kantor kepresidenan, seperti dikutip dari Reuters.
Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian setelah media pemerintah maupun pemerintah daerah melaporkan serangan AS yang merata di bagian utara maupun tengah Iran sepanjang Senin.
Sementara itu Iran terus melakukan perlawanan dengan menghujani pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah dengan rudal dan drone. Bukan hanya itu, kelompok proksinya di Yaman, Houthi, memberlakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi. Iran menuduh Saudi ikut membantu AS menyerang wilayahnya.
Pemblokadean pelabuhan Saudi membahayakan kemampuan negara itu dalam mengekspor minyak, yang sebelumnya telah terpukul akibat pembatasan jalur perairan Selat Hormuz.