Intelijen AS Ungkap Oposisi Iran Tak Akan Mampu Gantikan Rezim Saat Ini

Anton Suhartono
Laporan intelijen Amerika Serikat mengungkap, kelompok oposisi Iran dinilai tidak akan mampu menggantikan rezim yang berkuasa saat ini (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkap, kelompok oposisi Iran dinilai tidak akan mampu menggantikan rezim yang berkuasa saat ini, bahkan jika terjadi serangan militer besar terhadap negara tersebut.

Temuan itu tercantum dalam laporan rahasia Dewan Intelijen Nasional yang dirilis sepekan sebelum serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari.

Surat kabar The Washington Post, mengutip keterangan tiga sumber pejabat yang mengetahui isi penilaian intelijen tersebut, melaporkan hampir mustahil bagi kelompok oposisi Iran yang saat ini dalam kondisi terpecah-pecah untuk merebut kekuasaan. Hasil penilaian ini sekaligus menepis pernyataan Presiden Donald Trump yang yakin bisa menempatkan orang pilihannya untuk mengisi jabatan rezim baru Iran.

Meski demikian laporan itu tampaknya tidak mempertimbangkan opsi lain, seperti pengerahan pasukan darat AS atau mempersenjatai kelompok Kurdi guna memicu pemberontakan di Iran.

Dalam laporan tersebut disebutkan, serangan militer skala besar terhadap Iran tidak akan bisa menggulingkan struktur militer maupun kepemimpinan ulama yang memegang kendali pemerintahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal