India-ASEAN Perlu Rumuskan Prioritas Baru untuk Puluhan Tahun ke Depan

Ahmad Islamy Jamil
Bendera ASEAN (ilustrasi). (Foto: Ist.)

NEW DELHI, iNews.idIndia dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) harus merumuskan serangkaian prioritas baru untuk beberapa dekade mendatang. Kedua pihak juga perlu mengawasi implementasi cepat dari berbagai inisiatif yang ada saat ini. 

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri India, Subrahmanyam Jaishankar, dalam pertemuan khusus para menteri luar negeri ASEAN-India, yang berlangsung di New Delhi dari 16-17 Juni.

“Di bawah ketidakpastian global saat ini, saat kita meninjau perjalanan kita selama 30 tahun terakhir dan memetakan jalan kita untuk beberapa dekade mendatang, penting bagi kita untuk mengidentifikasi serangkaian prioritas baru sambil memastikan realisasi awal dari inisiatif berkelanjutan kita,” kata Jaishankar, Kamis (16/6/2022).
 
Menlu India itu mendorong hubungan yang lebih erat antara India dan ASEAN dengan tujuan untuk mempromosikan globalisasi yang terdesentralisasi dan menciptakan rantai pasokan yang tangguh. Jaishankar juga memuji tindakan ASEAN dalam politik global, menyebutnya sebagai “suar regionalisme, multilateralisme dan globalisasi”.

“Peran ASEAN hari ini mungkin lebih penting dari sebelumnya, mengingat tantangan geopolitik dan ketidakpastian yang dihadapi dunia. India mendukung penuh ASEAN yang kuat, bersatu dan makmur, yang sentralitasnya di Indo-Pasifik diakui sepenuhnya,” ucap sang menteri.

Jaishankar juga menyebutkan masih ada sejumlah tantangan dunia, khususnya negara-negara anggota ASEAN, yang masih harus diatasi. Tantangan antara lain berupa pemulihan pasca-Covid, turbulensi politik yang disebabkan oleh krisis Ukraina, peningkatan harga pangan dan energi, dan gangguan terhadap rantai pasokan.

ASEAN adalah serikat politik dan ekonomi yang didirikan pada 1967. Organisasi kawasan ini terdiri atas sepuluh negara Asia Tenggara yaitu Brunei Darussalam, Vietnam, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Filipina. 

ASEAN terus mempromosikan kerja sama ekonomi, politik, pertahanan dan budaya antara negara-negara anggotanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siap-Siap! Harga Emas Diproyeksi Naik ke Rp2,79 Juta per Gram Pekan Ini

57 tahun lalu

MNC University Siapkan Riset Bersama hingga Double Degree, Perkuat Integrasi Pendidikan Tinggi ASEAN

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal