Imam Besar Masjidil Haram Sebut Serangan Rudal ke Bandara Tak Bisa Ditoleransi

Anton Suhartono
Imam Besar Masjidil Haram Abdurrahman Al Sudais. (Foto: Handout).

JAKARTA, iNews.id - Imam Besar Masjidil Haram Abdurrahman Al Sudais mengecam keras serangan pemberontak Houthi dari Yaman yang menargetkan Bandara Internasional Abha.

Sheikh Al Sudais menyebut serangan yang melukai 26 orang itu sebagai aksi terorisme yang tak dapat ditoleransi.

Bandara Abha merupakan fasilitas sipil yang dimanfaatkan ribuan orang setiap harinya, baik warga Saudi maupun expatriat dari berbagai kewarganegaraan.

"Serangan teroris yang dilancarkan oleh jamaah Houthi, sebagaimana mereka akui dan umumkan di depan publik melalui media massa, merupakan pengakuan bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas sasaran dan korban sipil yang dilindungi secara khusus oleh perundang-undangan dunia," kata ulama besar yang juga bertanggung jawab dalam mengelola Masjid Nabawi di Madinah itu, dalam pernyataan yang diterima iNews.id, Kamis (13/6/2019).

Menurut Al Sudais, serangan agresif tersebut menunjukkan kerusakan akhlak dan keburukan niat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

57 tahun lalu

Giliran Negara-Negara Arab Tuntut Ganti Rugi kepada Iran, Tuduh Langgar Hukum Internasional

57 tahun lalu

Iran Tegaskan Tak Musuhi Negara-Negara Arab, hanya Incar Pangkalan Militer AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal