Hamas Terima Gencatan Senjata dengan Israel

Anton Suhartono
Hamas dilaporkan telah menyetujui gencatan senjata selama 60 hari di Jalur Gaza (Foto: Anadolu)

KAIRO, iNews.id - Kelompok perlawanan Palestina Hamas dilaporkan telah menyetujui gencatan senjata selama 60 hari di Jalur Gaza, demikian keterangan seorang sumber pejabat Mesir yang memediasi konflik, dalam keterangannya kepada kantor berita Rusia, RIA Novosti.

"Proposal yang disetujui Hamas, diajukan oleh Mesir dan Qatar, mencakup penghentian sementara permusuhan di Jalur Gaza selama 60 hari, yang diharapkan akan mengarah pada perdamaian jangka panjang," kata sumber pejabat tersebut, dikutip Selasa (19/8/2025).

Sumber itu menqmbahkan, Hamas juga akan membebaskan 10 sandera Israel yang masih hidup dan akan ditukar dengan 1.000 lebih tahanan Palestina. Diperkiranan saat ini ada 50 sandera Israel di Gaza, 20 di antaranya masih hidup.

Perjanjian tersebut juga mengatur pengiriman bantuan kemanusiaan dalam jumlah yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan warga Gaza.

Sementara itu pembebasan sandera akan dilakukan dalam dua tahap. Selain sandera yang masih hidup, Hamas juga akan menyerahkan jasad sandera Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal