Hamas Sebut Menlu AS Blinken Bagian dari Masalah, bukan Beri Solusi Konflik Gaza

Anton Suhartono
Hamas membantah telah mengusulkan tuntutan baru terkait proposal gencatan senjata di Gaza (Foto: Reuters)

DOHA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menyebut Hamas mengajukan banyak perubahan dalam proposal gencatan senjata di Gaza. Dia menegaskan ada beberapa perubahan yang tak bisa dipenuhi.

Menurut Blinken, AS dan negara-negara mediator lain akan menjembatani tuntutan Hamas maupun Israel.

Hamas pada Selasa kemarin memberikan tanggapan resmi soal proposal gencatan senjata tiga tahap yang diusulkan Presiden AS Joe Biden.

Seorang pejabat Hamas mengatakan kepada Reuters, tanggapan tersebut menegaskan kembali pendirian organisasi bahwa gencatan senjata harus mengarah pada penghentian perang secara permanen, penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza, rekonstruksi, dan pembebasan tahanan Palestina di Israel.

“Hamas bisa saja menjawab dengan satu kata, iya. Sebaliknya, Hamas menunggu hampir 2 pekan kemudian mengajukan banyak perubahan, beberapa di antaranya melampaui posisi yang telah diambil dan diterima sebelumnya,” kata Blinken, dalam konferensi pers di Doha, Qatar, Rabu (12/6/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit

57 tahun lalu

Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal