Gerhana Matahari Total, Amerika Serikat Diperkirakan Kehilangan 30 Gigawatt Energi Surya

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan gerhana matahari total yang teramati di Oregon, AS, pada 21 Agustus 2017. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat diperkirakan kehilangan lebih dari 30 gigawatt energi surya selama berlangsungnya gerhana total pada Senin (8/4/2024) waktu setempat. Itu disebabkan sinar matahari terhalang selama jam-jam aktifnya pembangkit listrik utama di negara tersebut.

Bloomberg melansir, 30 gigawatt kira-kira setara dengan keluaran 30 reaktor nuklir. Jaringan listrik di Negara Bagian Texas akan terkena dampak paling besar, kehilangan sekitar 17 gigawatt, menurut perkiraan yang dihimpun oleh perusahaan konsultan Schneider Capital Group LLC.

Di wilayah timur laut AS, jaringan listrik yang dioperasikan oleh PJM Interconnection LLC akan kehilangan sekitar 4,8 gigawatt tenaga surya skala utilitas dan jumlah yang sama dari sistem atap. Sementara dampak gerhana matahari total terhadap jaringan Operator Sistem Independen Midcontinent, yang mencakup sebagian besar Wilayah Tengah Barat AS (Midwest), diperkirakan kehilangan energi sebesar 4 gigawatt.

Meksiko hingga New England dan provinsi-provinsi Maritim Kanada diperkirakan juga terdampak. Akan tetapi, harga listrik di sebagian besar wilayah tersebut tidak akan terpengaruh. Perusahaan pembangkit listrik mempunyai banyak waktu untuk meningkatkan sumber energi alternatif.

“Gerhana telah diberitakan dengan cukup baik (sejak jauh-jauh hari), jadi perusahaan pembangkit listri harus siap,” kata CEO Schneider Capital Group LLC, Timm Schneider.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 menit lalu

Pakistan, Turki Berusaha Cegah Perang Lanjutan Iran Vs Israel-AS: Pintu Belum Tertutup!

Internasional
1 jam lalu

Nah! Kapal Induk AS Terpaksa Berlayar Memutar Jauh Lewat Afsel Hindari Bentrok dengan Iran

Internasional
2 jam lalu

Terungkap, Pakistan Kerja Keras Pertemukan AS-Iran Lagi Sebelum Gencatan Senjata Berakhir

Internasional
2 jam lalu

China Bantah Kirim Rudal ke Iran untuk Perang Berikutnya: Fitnah Tak Berdasar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal