Gencatan Senjata, PM Kamboja Hun Manet: Saatnya Bangun Kembali Kepercayaan dengan Thailand

Anton Suhartono
Thailand dan Kamboja menyepakati gencatan senjata dalam perundingan di Malaysia (Foto: AP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri KambojaHun Manet senang dengan hasil perundingan di Malaysia, Senin (28/7/2025), yang berujung kesepakatan gencatan senjata dengan Thailand. Gencatan senjata mulai berlaku Selasa (29/7/2025) pagi waktu setempat.

Hun Manet menyebut perundingan itu sebagai pertemuan sangat baik seraya berharap bisa menghentikan pertempuran segera dan permanen. Kedua negara terlibat konflik bersenjata terkait sengketa perbatasan sejak 2008, namun pertempuran kali ini adalah yang paling mematikan, menewaskan puluhan orang di kedua pihak, militer maupun sipil.

"(Gencatan senjata seharusnya) Memberikan banyak kesempatan bagi ratusan ribu orang di kedua belah pihak untuk kembali ke kondisi normal," katanya, dikutip dari The Straits Times.

Dia menambahkan sekarang saat untuk mulai membangun kembali kepercayaan dan keyakinan antara kedua negara.

Hun Manet juga berterima kasih kepada Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta pemerintah China atas bantuan dalam menengahi gencatan senjata.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kamboja Bidik Kerja Sama dengan Kampus Indonesia, Program Double Degree Bakal Dihidupkan Lagi

57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal