Gawat! Putin Tangguhkan Perjanjian Nuklir dengan AS, Siagakan Pasukan Strategis

Anton Suhartono
Vladimir Putin mengumumkan penangguhan kesepakatan nuklir New START dengan AS (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin mengumumkan penangguhan kesepakatan pengendalian nuklirNew START dengan Amerika Serikat (AS). Bukan hanya itu, Putin menyebut telah menempatkan pasukan nuklir strategis baru dalam kondisi siap tempur serta memperingatkan bahwa negaranya bisa melanjutkan uji coba nuklir.

New START merupakan perjanjian pengendalian nuklir yang disepakati kedua negara. Itu termasuk pembatasan pengerahan hulu ledak nuklir milik kedua negara.

"Para elite Barat tidak menyembunyikan tujuan mereka, tapi mereka juga tak sadar tidak mungkin mengalahkan Rusia di medan perang," kata Putin, dalam pidatonya di parlemen, Selasa (21/2/2023), seperti dikutip dari Reuters.

Dia kemudian memperingatkan AS bahwa perang yang terjadi bisa memicu konflik global.

"Saya hari ini terpaksa mengumumkan, Rusia menangguhkan keikutsertaan dalam Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

57 tahun lalu

Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Akan Lucuti Nuklir Iran Tanpa Negosiasi: Itu Lebih Mudah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal