Gambar Kepala PM Netanyahu Diganti Jadi Babi, Kartunis Israel Dipecat

Nathania Riris Michico
PM Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Seorang kartunis Israel dipecat penerbit tempatnya bekerja lantaran menggambar kepala Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebagai babi. Dia melakukannya dalam sebuah karya satir politik bertajuk "Animal Farm".

Surat Kabar Jerusalem Report menerbitkan karya dari kartunis bernama Avi Katz tersebut. Dia menampilkan foto selfie Netanyahu dalam sebuah sketsa.

Dalam sketsa itu, Katz mengganti kepala Netanyahu dengan kepala babi. Hal itu memicu kemarahan beberapa pembaca karena babi dianggap tidak bersih dan mengonsumsinya diharamkan dalam ajaran Yahudi.

Katz menambahkan keterangan dalam gambar tersebut, "Semua binatang sama, tetapi beberapa lainnya lebih mirip dari yang lain."

Jerusalem Post kemudian menerbitkan permintaan maaf terkait gambar yang memicu kemarahan dari warga.

"Kamu memutuskan berhenti menerbitkan kartun ini, setelah dalam beberapa waktu terakhir memancing kemarahan. Sebuah kartun yang menunjukkan para pemimpin Israel dengan kepala babi menyebabkan bahaya dan tidak memiliki tempat dalam publikasi kami," demikian pernyataan surat kabar tersebut.

Pada pekan lalu, parlemen mengesahkan undang-undang (UU) yang mengukuhkan Israel sebagai negara bangsa Yahudi. UU menyatakan warga Yahudi memiliki hak spesial untuk menentukan nasib mereka sendiri.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
21 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
1 hari lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Internasional
1 hari lalu

Israel Pusing, Senjatanya Terlalu Canggih untuk Cegat Drone Murah Hizbullah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal