Gajah yang Diyakini Tertua di Dunia Mati di Usia 88 Tahun

Anton Suhartono
Dakshayani mati di usia 88 tahun (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - Gajah asal India yang diyakini tertua di dunia, mati, Selasa (5/2/2019). Hewan mamalia bernama Dakshayani itu disebut-sebut sebagai gajah penangkaran yang bertahan hidup paling lama.

Dokter hewan mengatakan, Dakshayani sempat ambil bagian dalam ritual Hindu di Kuil Chengalloor Mahadeva Temple di Negara Bagian Kerala. Namun hewan yang dijuluki Nenek Gajah itu tak mau makan setelah mengikuti ritual dan mati pada Selasa lalu.

Sejak beberapa tahun terakhir Dakshayani kesulitan bergerak. Karena itu penjaga hewan hanya memberinya nanas dan wortel. Akibat kondisinya itu, dia melewatkan beberapa acara penting selama beberapa tahun.

Travancore Devaswom Board, pengelola kuil tempat Dakshayani tinggal, menegaskan, usia gajah tersebut saat mati 88 tahun.

Mantan presiden Travancore Devaswom Board mengatakan Dakshayani diperlakukan dengan sangat baik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal