Evakuasi Warga Sipil di Kota Mariupol Gagal, Ukraina Salahkan Rusia

Umaya Khusniah
Pemerintah Ukraina menyalahkan Rusia atas gagalnya evakuasi warga sipil selama pembukaan koridor kemanusiaan di Kota Mariupol. (Foto: Reuters)

LVIV, iNews.id - Pemerintah Ukraina menyalahkan Rusia atas gagalnya evakuasi warga sipil selama pembukaan koridor kemanusiaan di Kota Mariupol. Rusia dianggap gagal menghormati kesepakatan gencatan senjata selama proses evakuasi. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Ukraina, Iryna Vereshchuk di televisi nasional, Kamis (10/3/2022). 

Sementara itu, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menambahkan, upaya mengirim makanan, air, dan obat-obatan ke kota itu gagal ketika tank Rusia menyerang koridor kemanusiaan. 

"Ini benar-benar teror dari teroris berpengalaman. Dunia perlu tahu ini. Saya harus mengakuinya, kita semua berurusan dengan negara teroris," katanya. 

Zelenskiy mengatakan, pada Kamis, pihak berwenang Ukraina berhasil mengevakuasi hampir 40.000 orang dari lima kota lain.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
5 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal