Apabila SpaceX resmi melantai di Nasdaq dengan valuasi sesuai target, Musk akan mengendalikan dua dari delapan perusahaan paling bernilai di AS. Dalam daftar perusahaan dengan valuasi di atas 1 triliun dolar AS, SpaceX akan berada di atas Tesla maupun Meta.
Meski demikian, dari sisi pendapatan, SpaceX masih jauh lebih kecil dibandingkan perusahaan-perusahaan raksasa tersebut. Pada tahun lalu, SpaceX membukukan pendapatan sebesar 18,67 miliar dolar AS.
Sebagai perbandingan, Meta mencatat pendapatan lebih dari 200 miliar dolar AS, sedangkan Tesla membukukan penjualan hampir 95 miliar dolar AS.
Belakangan ini, sejumlah investor berspekulasi bahwa tujuan jangka panjang Musk adalah menggabungkan SpaceX dan Tesla untuk mengonsolidasikan sumber daya kecerdasan buatan (AI) serta mempermudah penggalangan modal di masa depan.
Selain itu, Musk juga memiliki berbagai insentif ekonomi bernilai besar di kedua perusahaan tersebut yang terkait dengan pencapaian target-target ambisius.
Di SpaceX, kompensasi Musk dikaitkan dengan dua tonggak utama, yakni tercapainya kapitalisasi pasar sebesar 7,5 triliun dolar AS dan keberhasilan kolonisasi Mars dengan sedikitnya satu juta penduduk.