Eksekusi Demi Kontrol, PBB Ungkap Cara Kim Jong Un Bungkam Warga dengan Hukuman Mati

Anton Suhartono
Pemerintahan Kim Jong Un disebut menggunakan hukuman mati sebagai alat kontrol politik dan sosial (Foto: KCNA)

JENEWA, iNews.id - Laporan terbaru Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mengungkap praktik mengejutkan rezim Korea Utara (Korut). Pemerintahan Kim Jong Un disebut menggunakan hukuman mati sebagai alat kontrol politik dan sosial, termasuk bagi warganya yang sekadar menikmati drama atau musik dari Korea Selatan.

Dalam laporan yang dirilis Jumat (12/9/2025), PBB menyebut tekanan dan pengawasan rezim Kim meningkat drastis dalam satu dekade terakhir. Hasil wawancara dengan lebih dari 300 saksi dan korban yang berhasil melarikan diri menggambarkan warga Korut hidup dalam ketakutan permanen.

“Tidak ada penduduk lain yang berada di bawah pembatasan seperti itu di dunia saat ini,” bunyi laporan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Menurut PBB, eksekusi mati kini tidak hanya dijatuhkan pada pelanggaran politik, tetapi juga kejahatan biasa yang dianggap “merusak tatanan negara.” Distribusi dan konsumsi hiburan asing, termasuk drama Korea Selatan, masuk dalam kategori pelanggaran berat berdasarkan undang-undang baru.

James Heenan, Kepala Kantor HAM PBB untuk Korea Utara, menegaskan jumlah eksekusi meningkat tajam sejak pandemi Covid-19. 

“Untuk menutup mata dan telinga rakyat, mereka meningkatkan tindakan keras. Ini adalah bentuk kendali yang bertujuan menghapus tanda ketidakpuasan sekecil apa pun,” ujar seorang warga Korut dalam kesaksiannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 hari lalu

MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Menyengsarakan Rakyat!

2 bulan lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

2 bulan lalu

Kim Ji Yeon dan Park Seo Ham Bersatu dalam Drama Fantasi Romantis Dive Into You

2 bulan lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

3 bulan lalu

Korut Eksekusi 358 Orang Selama Kim Jong Un Berkuasa, termasuk Penyebar Drakor dan K-pop

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal