WASHINGTON, iNews.id - Steve Witkoff, utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Timur Tengah, meluruskan pernyataan atasannya soal "pembersihan" Gaza.
Sebelumnya, saat konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Trump mengatakan akan mengambil alih Jalur Gaza. Dia juga kukuh untuk merelokasi penduduk Gaza ke luar wilayah tersebut.
Witkoff menjelaskan, pembersihan Gaza yang disampaikan Trump merujuk pada rencana jangka panjang. Menurut dia, Gaza benar-benar hancur setelah perang selama 15 bulan lebih dan membutuhkan waktu panjang untuk merekonstruksinya hingga menjadi layak huni.
Dia menilai, tidak adil bagi warga Gaza untuk mendapat pemberintahuan bahwa mereka akan dipulangkan dalam waktu 5 tahun.
Hal lain yang disorotinya, banyak amunisi bom yang dijatuhkan militer Israel belum meedak.