Duh, Inggris Kehabisan Senjata Artileri gegara Seluruhnya Dikirim ke Ukraina

Anton Suhartono
Inggris kehabisan sistem artileri AS-90 karena seluruhnya dikirim ke Ukraina (Foto: PA via Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Inggris dilaporkan tak memiliki persenjataan artileri berat lagi karena semuanya telah dikirim ke Ukraina. Seluruh sistem artileri AS-90 milik Angkatan Darat Kerajaan Inggris, yakni 30 unit, telah dikirim ke Ukraina.

“Keputusan untuk memberikan (senjata) kepada mereka (Ukraina) telah melucuti semua senjata dua resimen Royal Artillery yang berbasis di Salisbury Plain, Wilts,” demikian laporan surat kabar Inggris, The Sun.

Sumber di resimen juga mengatakan, para tentaranya tak bisa berperang. Bahkan untuk sekadar latihan pun tak bisa karena tak ada yang tersisa.

Mantan kepala Komando Pasukan Gabungan Inggris, Richard Barrons, mengatakan kemampuan tempur militer kerajaan sudah keropos akibat pemangkasan anggaran pengeluaran. Kondisi ditambah lagi dengan dampak perang Ukraina.

Dia menambahkan, dengan kondisi tersebut militer Inggris telah turun level yakni masuk tingkat 2, sebutan untuk posisi yang diisi Jerman, Italia, dan beberapa negara lainnya dalam kekuatan tempur. Sementara level 1 diisi negara kuat seperti Amerika Serikat, China, Rusia, dan Prancis.

Menurut Barron, Inggris harus mengeluarkan lebih dari 3 miliar poundsterling untuk bisa kembali ke level tertinggi.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace juga mengeluhkan kondisi militernya. Inggris dibiarkan mengalami kekosong dan kekurangan dana terkait kebijakan pemerintah yang terus menerus mengirim senjata ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Inggris, Pangeran Andrew Dituduh Bocorkan Rahasia Negara

Internasional
5 hari lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
8 hari lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
9 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal