Donald Trump Ragukan Data Korban Meninggal akibat Covid-19 di India

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertanyakan kredibilitas data statistik India terkait jumlah kasus kematian akibat Covid-19.

Trump meragukan karena jumlah kematian di India tak beriringan dengan kasus infeksi. Kasus infeksi virus corona di India telah menembus 6 juta orang sejak Sabtu lalu, sekaligus mengokohkannya di posisi kedua dunia, di bawah AS. Namun jumlah kematiannya belum sampai 100.000 orang.

Sementara itu AS mengonfirmasi lebih dari 7 juta kasus Covid-19 dengan korban meninggal 200.000 lebih.

India menjadi sasaran kritik Trump berikutnya setelah China dan Rusia terkait jumlah kasus infeksi dan kematian.

Trump menanggapi kritikan pedas dari pesaing pemilihan presiden (pilpres AS) Joe Biden sebelum debat pertama yang menyalahkan tingginya jumlah korban Covid-19 di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
20 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Internasional
20 jam lalu

Takut Disadap, Staf Presiden AS dan Jurnalis Buang Ponsel Usai Kunjungan di China

Internasional
21 jam lalu

Usai Bertemu Xi Jinping, Trump Tunda Kirim Senjata Senilai Rp211 Triliun ke Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal