Donald Trump Disebut Bakal Setop Biayai Perang Ukraina jika Jadi Presiden AS Lagi

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS Donald Trump bersama para pendukungnya pada Februari lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Mantan Presiden AS Donald Trump disebut tidak akan memberikan bantuan keuangan kepada Ukraina jika terpilih kembali sebagai kepala negara itu pada pilpres 5 November nanti. Hal itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban.

“Jika Amerika tidak memberikan senjata dan uang, dan Eropa mengikuti mereka, maka perang (di Ukraina) akan berakhir,” kata Orban dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Hongaria, M1, akhir pekan lalu.

Menurut dia, jika Amerika Serikat tidak menggelontorkan uangnya ke Kiev, Eropa tidak mampu membiayai perang tersebut sendiri. Dengan begitu, perang pun akan berakhir. 

“Trump memang bukan presiden sekarang, tapi partainya mengintervensi ketika Demokrat ingin mengirimkan uang (AS) untuk perang (di Ukraina). Trump mengatakan bahwa jika dia kembali (jadi presiden), dia tidak akan melakukan ini, tidak akan (mengalokasikan) satu sen pun. Dan kemudian perang ini akan berakhir,” ucap Orban. 

Pada Jumat (8/3/2024), Trump bertemu dengan Orban di kediamannya di Mar-a-Lago di Florida. Dalam kesempatan itu, mereka membahas berbagai masalah yang menjadi kepentingan bersama bagi Hongaria dan Amerika Serikat.

Trump dan Orban adalah sekutu lama yang memiliki pandangan politik konservatif dan secara terbuka menyatakan saling menghormati dan mendukung. Orban telah memberikan dukungan kepada Trump baik dalam pemilihan AS maupun berbagai masalah hukum yang dia hadapi.

Pilpres AS 2024 akan diselenggarakan pada 5 November. Kompetisi demokrasi itu diperkirakan akan menjadi ajang pertarungan ulang antara Trump yang dicalonka oleh Partai Republik melawan Presiden petahana Joe Biden dari Partai Demokrat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump: Kapal-Kapal Perang AS Siaga di Sekitar Iran sampai Kesepakatan Damai Tercapai

Internasional
19 jam lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Digelar Tertutup

Internasional
19 jam lalu

Australia Sambut Gencatan Senjata tapi Kecam Ancaman Trump soal Hancurkan Peradaban Iran

Internasional
20 jam lalu

Trump Tak Setuju Iran Lanjutkan Pengayaan Uranium: Akan Kita Tangani!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal