Dokumen Ungkap Penyebab Kematian Predator Seks Jeffrey Epstein Bukan Bunuh Diri, Dibunuh?

Anton Suhartono
Fakta baru yang mengejutkan mengenai penyebab kematian Jeffrey Epstein, miliarder AS pelaku kejahatan seks, diungkap kejaksaan New York (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Fakta baru yang mengejutkan mengenai penyebab kematian Jeffrey Epstein, miliarder Amerika Serikat (AS) yang duduk di kursi pesakitan terkait tuduhan perdagangan manusian dan kejahatan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur, diungkap oleh kantor Kejaksaan Kota New.York.

Epstein, sosok yang menghebohkan dunia, dinyatakan meninggal pada 10 Agustus 2019 di selnya di New York, saat menunggu persidangan kasusnya.

Namun, setidaknya dua dokumen siaran pers yang dikeluarkan Kejaksaan New York terkait kematian Epstein, termasuk tertanggal sehari sebelum pengumuman resmi kematiannya, tidak menyebutkan bunuh diri sebagai penyebab.

"Pagi ini, Lembaga Pemasyarakatan Manhattan mengonfirmasi bahwa Jeffrey Epstein, yang sedang menghadapi dakwaan yang diajukan oleh kantor ini (kejaksaan) karena terlibat dalam perdagangan seks anak di bawah umur, ditemukan tidak sadarkan diri di selnya, kemudian dinyatakan meninggal tak lama kemudian," kata mantan Jaksa Agung AS untuk Distrik Selatan New York, Geoffrey Berman, dalam siaran pers tertanggal 9 Agustus 2019.

Secara total, berkas yang baru dirilis berisi lebih dari 20 versi draf pernyataan Berman tentang kematian Epstein, dengan hampir semuanya bertanggal 10 Agustus, meski dua dokumen tertanggal 9 Agustus.

Pada 2019, Epstein didakwa di AS dengan tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur serta berkonspirasi melakukan perdagangan manusia, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 40 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Gugus Tempur Kapal Induk AS USS Nimitz Tiba di Karibia, Siap Serang Kuba?

Internasional
6 jam lalu

Terungkap! Trump Tunda Serang Iran karena Pelaksanaan Haji

Internasional
7 jam lalu

Iran Siapkan Senjata Baru Perang Lawan AS-Israel: Belum Pernah Digunakan Sebelumnya

Internasional
1 hari lalu

AS Tuduh WHO Telat Deteksi Ebola di Kongo, Renggut 100 Nyawa Lebih

Internasional
1 hari lalu

Trump Klaim Hancurkan Kekuatan Militer Iran: AL dan AU Mereka Lenyap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal