Disinggung Pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS Balas Biden soal Perang Irak dan Afghanistan

Anton Suhartono
Pangeran MBS balik menanyakan soal perang AS di Irak dan Afghanistan kepada Joe Biden setelah dirinya disinggung soal pembunuhan Jamal Khashoggi (Foto: Reuters)

JEDDAH, iNews.id - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) ternyata sempat membalas pernyataan Joe Biden saat dirinya disinggung soal pembunuhan jurnalis The Washington Post Jamal Khashoggi. MBS mengatakan kepada Biden, AS juga punya kesalahan di masa lalu.

Dalam pertemuan di Jeddah Jumat lalu, Biden blak-blakan menuduh MBS bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi di kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada Oktober 2018.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Adel Al Jubeir mengatakan, saat itu MBS mengakui kesalahan pemerintahannya soal pembunuhan Khashoggi, namun balik menyinggung soal invasi AS ke Irak dan Afghanistan.

MBS mengatakan kepada Biden, pembunuhan Khashoggi merupakan bagian menyakitkan dalam sejarah perjalanan Saudi. Menurut putra Raja Salman itu, para pelaku telah diproses hukum di pengadilan dan dipenjara. Saudi menyebut pembunuhan itu sebagai operasi intelijen yang nakal.

"Presiden (Joe Biden) mengangkat masalah ini dan Putra Mahkota menjawab bahwa ini (pembunuhan Jamal Khashoggi) adalah episode menyakitkan bagi Arab Saudi dan kesalahan yang mengerikan," kata Al Jubeir, dikutip dari Reuters, Minggu (17/7/2022).

Lebih lanjut MBS mengatakan kepada Biden, pemerintah telah melakukan segala upaya untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa itu.

Selanjutnya, MBS menyinggung kesalahan AS di masa lalu, salah satunya dalam perang di Irak. Menurut Jubeir, MBS mengatakan kepada Biden bahwa pemaksaan nilai-nilai kepada suatu negara bisa menjadi bumerang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
16 jam lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
18 jam lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
19 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
21 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
24 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal