Di Akhir Masa Jabatan Presiden AS, Trump Teken Kebijakan Anti-China Terbaru

Arif Budiwinarto
Di sisa masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengesahkan kebijakan anti-China terbaru. (foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Di sisa masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali mengesahkan kebijakan anti-China terbaru. Kebijakan tersebut melarang orang Amerika berinvestasi di perusahaan-perusaahaan China yang dapat membantu aparat militer dan keamanan Beijing.

Larangan itu akan mulai berlaku pada 11 Januari, hanya beberapa hari sebelum masa kepresidenan Trump berakhir pada 20 Januari 2021. Kebijakan tersebut merupakan langkah terbaru dalam hubungan AS dan China yang semakin memanas.

Salah satu poin dari kebijakan tersebut adalah memberi waktu pada investor AS mendivestasikan kepemilikan apapun di perusahaan China yang dilarang hingga 11 November 2021.

Alasan Trump mengesahkan kebijakan anti-China terbaru

Kebijakan tersebut, kata Trump, sebagai upaya mencegah inverstor "Amerika Serikat membantu China untuk secara langsung mengancam tanah air dan pasukan Amerika Serikat di luar negeri, termasuk dengan mengembangkan dan menggunakan senjata pemusnah massal, senjata konvensional canggih, dan tindakan jahat yang mendukung dunia maya terhadap Amerika Serikat dan rakyatnya."

Hal senada diungkapkan Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien. Dia mendukung kebijakan baru Trump dalam upaya melindungi rahasia dan kepentingan negara.

"Tindakan Presiden berfungsi untuk melindungi investor Amerika dari tidak sengaja menyediakan modal yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan badan intelijen Tentara Pembebasan Rakyat dan Republik Rakyat China, yang secara rutin menargetkan warga dan bisnis Amerika melalui operasi siber dan secara langsung mengancam infrastruktur penting, ekonomi, dan militer Amerika dan sekutu serta mitranya di seluruh dunia," kata O'Brien dikutip dari AFP, Jumat (13/11/2020).

Larangan tersebut menargetkan 31 perusahaan, termasuk perusahaan telekomunikasi, kedirgantaraan dan konstruksi.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal