Dewan Keamanan PBB Gagal Adopsi Pernyataan soal Perang Hamas-Israel

Anton Suhartono
Dewan Keamanan PBB gagal mengadopsi pernyataan apa pun dalam pertemuan darurat (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id - Dewan Keamanan PBB, Minggu (8/10/2023) waktu New York, gagal mengadopsi pernyataan apa pun terkait perangHamas dan Israel. Perang sejak Sabtu pekan lalu itu telah menewaskan lebih dari 1.100 orang dari kedua pihak, mayoritas warga sipil.

Perwakilan Tetap Malta untuk PBB Vanessa Frazier mengatakan, tidak ada satu pun negara yang mengusulkan draf pernyataan. Namun semua anggota Dewan Keamanan PBB mengecam serangan Hamas ke wilayah Israel.

Wakil Tetap Uni Emirat Arab (UEA) untuk PBB Lana Zaki Nusseibeh menambahkan, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland sedang membuat laporan mengenai situasi di zona konflik.

Saling serang masih berlangsung hingga Senin (9/10/2023). Israel membombardir puluhan titik di Gaza sepanjang Minggu malam hingga Senin dini hari. Mereka mengklaim menyasar target-target para pejuang Palestina seperti Hamas dan Jihad Islam.

Data otoritas kesehatan Palestina di Gaza mengungkap, hingga Senin pagi, 436 warga Palestina tewas. Dari jumlah tersebut, 91 di antaranya anak-anak.

Sementara itu pejuang Palestina juga terus menembakkan roket-roketnya ke wilayah Israel. Di samping itu, mereka juga melakukan serangan darat dengan menyerang kota-kota di Israel yang berada di perbatasan.

Militer Israel melaporkan pertempuran terjadi di 7 sampai 8 titik di berbagai wilayah Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal